RSS

Pengendalian Penyakit Pada Sapi

20 Apr

Vaksin ini merupakan vaksin hidup aerosol untuk mengendalikan penyakit septicaemia epizootica (ngorok). Penyakit ngorok merupakan penyakit infeksius pada sapi dan kerbau yang disebabkan oleh bakteri Pasteurella multocida.

Aerovak SE34 adalah produk vaksin kering beku yang berisi bakteri hidup P. multocida serotipe B:3,4. Aerovak SE34 diberikan secara intranasal dengan menyemprotkannya pada hidung ternak.

Vaksin Aerovak SE34
Vaksin ini memiliki beberapa keunggulan, yaitu:
Berpotensi tinggi untuk pengendalian penyakit ngorok.
Aman untuk kerbau muda hingga 100 kali yang direkomendasikan.
Tanpa efek samping baik terhadap hewan maupun lingkungan.
Aerovak SE 34 (1 x 10’CFU) mampu melindungi hewan dari uji tantang selama 1 tahun setelah vaksinasi.
Vaksin digunakan untuk imunisasi sapi dan kerbau terhadap penyakit ngorok. Vaksin diberikan pada ternak sehat berumur 6 bulan atau lebih. Untuk daerah tertular perlu vaksinasi ulang tiap tahun.

Cara pemakaian:
Cara penyemprotan vaksin Aerovak
Siapkan alat semprot (sprayer) yang bersih untuk produk vaksin.
Larutkan satu vial vaksin dengan larutan garam fisiologis steril hingga menghasilkan 50 dosis semprotan (0,9 -1,0 ml per semprotan).
Semprotkan larutan ke dalam saluran rongga hidung.
Vaksin terlarut harus dihabiskan dalam waktu 1 jam.
Strip Kertas Saring untuk Sampel Darah
Strip kertas saring adalah perangkat pengambilan sampel darah yang sekaligus sebagai media transpor sampel darah untuk diagnosis penyakit pada ternak.

Bahan:
Karton (3 cm x 1,5 cm) untuk penomoran dan identitas.
Kertas saring (3 cm x 1,5 cm) untuk pengambilan darah.
Prinsip kerja:
Kertas saring menyerap semua komponen darah dan mengering.Kertas saring (6 mm) diekstraksi dengan 20 liter bufer pengencer ELISA.
Diagnosis sampel menggunakan ELISA.
Keuntungan:
Ekonomis dan praktis dibandingkan dengan tabung koleksi darah.
Dapat dikirim melalui pos udara biasa.
Mudah diterapkan oleh peternak di lapangan.

Vaksin ETEC Polivalen untuk Sapi
Vaksin E. coli polivalen dikembangkan dalam bentuk inaktif dari sel kuman enterotoksigenik untuk pengendalian kolibasilosis anak sapi.

Keunggulan:
Dibuat dari bakteri isolat lokal.
Berisi semua jenis antigen yang imunoprotektif yang terdapat di lapangan.
Tidak toksik dan tidak menimbulkan aborsi maupun efek samping lainnya.
Mampu mencegah gejala diare dan kematian anak sapi.
Cara pemakaian:
Suntikkan vaksin ETEC polivalen sebanyak 5 ml secara subkutan pada leher di belakang telinga.
Lakukan vaksinasi pada calon induk bunting 7 bulan.
Berikan booster 2 minggu sebelum partus dengan dosis yang sama.
Vaksin Clostvak Multi
Usahakan anak yang lahir mendapat air susu dari induk yang divaksinasi.
Vaksin Clostvac Multi merupakan vaksin inaktif untuk pengendalian penyakit enterotoksemia pada sapi dan kerbau

Pengendalian Penyakit Pada Sapi

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada April 20, 2010 in Wisata

 

One response to “Pengendalian Penyakit Pada Sapi

  1. BUDI

    April 1, 2011 at 12:55

    bagaimana cara mendapatkan vaksin jenis tersebut diatas ?? posisi saya di pulau ROTE, NTT, yang notabene di tengah laut dan untuk mendapatkan spesimen vaksin maupun straw inseminasi buatan sulit karena kendala jarak dan penyimpanan. mohon balasan segera, tks.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: